Minggu, 15 September 2019

TUGAS PJOK

RENANG GAYA DADA.

A.Pengertian Renang Gaya Dada

Renang gaya dada adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dengan gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan.

B.Teknik Renang Gaya Dada
1.Start Renang Gaya Dada
Start adalah salah satu kecakapan yang paling gampang untuk diajarkan. Start renang gaya dada hampir sama dengan start gaya crawl maupun gaya kupu-kupu, yang membedakannya adalah sudut masuknya ke air. Sudut masuk ke air pada gaya dada sekitar 20 derajat, sedangkan pada gaya crawl dan kupu-kupu sekitar 15 derajat.
2.Posisi Tubuh saat Meluncur Renang Gaya Dada
1.Tubuh sejajar dengan permukuaan air dengan pinggang dekat dipermukaan air dan tungkai di bawah permukaan air.
2Wajah atau kepala selalu dibawah permukaan air selama kayuhan lengan dan diangkat ke atas permukaan air selama pengambilan nafas.
3.Tubuh lebih rendah dari kepala dan tungkai lebih rendah dari badan saat tungkai melakukan recovery.
3.Gerakan Lengan Renang Gaya Dada
Gerakan lengan gaya dada terdiri dari tiga bagian yaitu gerakan lengan sapuan luar, gerakan legan sapuan dalam, dan pemulihan (recovery).
1.Gerakan lengan sapuan luar adalah untuk menempatkan tangan pada posisi untuk melakukan sapuan dalam yang efektif. Tangan mulai bergerak ke arah luar-dalam sampai melewati garis bahu. Tangan harus tetap melebar selama sapuan luar sampai mencapai kedalaman 50-80 cm. Tangan digerakan ke luar hampir membentuk sudut 30-40 derajat relatif terhadap arah luar dari gerakan tangan.
2.Gerakan lengan sapuan dalam merupakan sapuan yang menghasilkan daya dorong terbesar pada gaya dada. Gerakan ini dimulai ketika tangan mendekati titik terdalam pada gerakan catch. Sapuan tangan harus berubah dari arah luar-bawah ke arah dalam-atas dengan sudut serangan 30 derajat. Kecepatan sapuan dalam harus ditambah menjadi 5-6 m/detik. Sapuan dalam berakhir saat tangan mulai bergerak ke atas-depan untuk gerakan recovery.
3.Recovery dimulai saat tangan hampir bersamaan sampai di bawah dagu. Lengan digerakan ke depan-atas secara bersama-sama dan simetris, dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu tangan diatas permukaan air, tepat di garis permukaan air, atau dibawah permukaan air.

4. Gerakan Tungkai Renang Gaya Dada
Gerakan tendangan luar dimulai ketika tungkai mendekati pemulihan.
Pinggang dan lutut dilengkungkan dan tumit harus didekatkan pantat.
Ketika tumit mendekati pantat maka putarlah kaki ke arah luar-belakang dengan telapak kaki menghadap belakang-atas-luar.
1.Hempasan yang benar didapat oleh putaran ke arah dalam pada pinggul.
2.Jari kaki merupakan bagian ujung dari bilah pendorong.
3.Ketika mendekati pelebaran, kaki mulai menyapu ke arah bawah.
4.Kaki harus dihempaskan ke luar dan ke bawah hingga air terhempas ke belakang.
5.Perenang harus menekan ke bawah dari pada ke belakang, hal ini akan meningkatkan kekuatan pendorong selama sapuan dalam.
6.Ketika kaki hampir pada pelebaran yang maksimal, secara perlahan berubahan arah dari arah bawah ke arah dalam sehingga kedua kaki menyatu bersama dan serentak.
7.Kaki harus dihempaskan ke arah dalam sekuat mungkin sehingga air menyibak ke belakang dari batas kaki bagian luar kedalam.

5. Gerakan Pengambilan Nafas Renang Gaya Dada
Gerakan Pengambilan Nafas Renang Gaya Dada
Pengambilan nafas pada gaya dada dilakukan dengan cara mengangkat kepala ke atas permukaan air.
Kepala mulai ditarik ke atas ketika lengan melakukan gerakan awal sapuan luar dan mencapai titik tertinggi ketika lengan melakukan akhir sapuan dalam. Kepala kembali dimasukkan ke dalam air pada saat lengan melakukan recovery.

6. Gerakan Koordinasi Renang Gaya Dada
Gerakan Koordinasi Renang Gaya Dada

Gerakan koordinasi adalah perpaduan antara gerakan lengan, gerakan tungkai dan pengambilan nafas.

Untuk melaju kedepan dimulai dari gerakan kaki kemudian dilanjutkan dengan gerakan lengan yang bersamaan dengan gerakan pengambilan nafas. Jadi, untuk gerakan koordinasi renang gaya dada adalah satu gerakan tungkai ,satu gerakan lengan, dan satu gerakan pengambilan nafas.


RENANG GAYA BEBAS
Pengertian Renang Gaya Bebas

Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara itu kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah.
Teknik Dasar Renang Gaya Bebas

Beberapa teknik dasar renang gaya bebas yang harus dikuasai yaitu sebagai berikut:

1. Posisi tubuh di kolam

Posisi tubuh pada saat renang gaya bebas harus rata-rata air / streamline mulai dari kaki sampai kepala.

2. Latihan meluncur

Teknik dasar meluncur pada renang gaya bebas, cara melakukannya adalah:
Berdiri di pinggir kolam dengan salah satu kaki menempel pada dinding kolam.
Badan dibungkukkan ke depan sejajar dengan permukaan air dan kedua lengan diluruskan.
Tolakan kaki yang menempel pada dinding kolam sekuat-kuatnya dan pertahankan badan agar tetap lurus.
Pertahankan posisi kaki dan tangan tetap lurus sejajar dengan permukaan air sampai berhenti. Usahakan jangan mengambil napas selama dalam keadaan meluncur.
Lakukan berulang-ulang sampai memiliki kecepatan dan jauh ke depan.

3. Gerakan kaki

Teknik dasar gerakan kaki renang gaya bebas.

a. Latihan gerakan tungkai sambil berpegangan di pinggir kolam renang:
Melakukan gerakan renang gaya bebas sambil berpegangan di pinggir kolam. Lengan, badan, dan kedua kaki lurus serta sumber gerakan kaki dari pangkal paha, hingga lutut kaki tidak ditekuk, tetapi hanya tertekuk saat bergerak.

b. Latihan gerakan tungkai berpasangan:
Melakukan gerakan kaki renang gaya bebas, kedua lengan di pegang teman. Lengan, badan, dan kaki lurus, hingga saat menggerakkannya kaki maju ke depan sedangkan yang memegang lengan bergerak mundur.

c. Latihan gerakan tungkai menggunakan pelampung:
Melakukan gerakan kaki renang gaya bebas, kedua lengan berpegangan pada papan pelampung di depan. Lengan, badan, dan kedua kaki lurus, hingga saat menggerakkan kaki, badan maju ke depan.

d. Latihan gerakan tungkai sambil meluncur:
Melakukan gerakan kaki renang gaya bebas, kedua lengan lurus di samping telinga dan ujung-ujung jarinya dirapatkan pada bagian ibu jari, hingga badan dapat meluncur ke depan.

4. Gerakan tangan

Teknik dasar gerakan tangan dan lengan pada renang gaya bebas.

a. Latihan di tempat, cara melakukannya sebagai berikut.


Berdiri dengan badan dibungkukkan dan kedua tangan lurus.
Kemudian tangan kanan ditarik ke bawah sambil menekan air sampai berada di bawah badan.
Pada waktu tangan sampai di bawah badan, siku cepat dibengkokkan dan tangan diangkat.
Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri.
Lakukan secara berulang-ulang.

b. Latihan sambil meluncur, cara melakukannya sebagai berikut.
Kedua tangan dilemparkan ke depan secara bergantian kemudian tangan mendayung.
Pada waktu tangan mendayung, tubuh sedikit miring.
Agar tubuh dapat melaju lurus ke depan, tangan masuk ke kolam pada satu detik.

c. Latihan gerakan lengan secara berpasangan:
Melakukan gerakan tangan renang gaya bebas dengan kedua kaki dipegang oleh teman dari belakang, hingga posisi kedua kaki dan badan lurus serta badan terapung di atas permukaan air, dilakukan berpasangan atau kelompok.

d. Latihan gerakan lengan sambil meluncur menggunakan pelampung:
Melakukan gaerakan tangan renang gaya bebas, dengan kedua paha mengapit papan pelampung. Posisi kedua kaki, badan, dan tangan lurus serta badan terapung di atas permukaan air, dilakukan berpasangan atau kelompok.

5. Pernapasan

Teknik dasar pernapasan renang gaya bebas:

a. Mengambil napas renang gaya bebas dilakukan dengan cara seperti berikut ini.
Mengambil napas dengan kemiringan kepala hingga mulut di atas permukaan air, kemudian muka kembali menghadap ke dalam air untuk menghembuskan napas.
Mengambil napas hanya boleh memiringkan kepala ke satu arah, yaitu ke kanan atau kiri saja.
Gerakan mengambil napas dilakukan bersamaan tangan mendayung.

b. Melakukan teknik pernapasan renang gaya bebas kedua lengan berpegangan pada papan pelampung:
Badan, kedua kaki, dan lengan lurus serta badan terapung di atas permukaan air.
Lakukan gerakan pukulan kaki sebanyak 2 kali atau 4 kali pukulan dan putar leher ke kanan/kiri, hirup udara di atas permukaan air melalui mulut.
Putar kembali leher ke dalam air dan buang udara di dalam air melalui mulut ,lakukan secara berulang-ulang.

c. Melakukan teknik pernapasan renang gaya bebas dengan posisi badan terapung di atas permukaan air:
Badan, kedua kaki, dan lengan lurus.
Lakukan gerakan kaki sebanyak 2 kali pukulan dan tarik lengan kanan ke belakang. Saat lengan mendorong ke belakang putar leher ke atas dan hirup udara.
Saat lengan diputar dan masuk air di depan kepala (muka), putar kembali leher ke dalam air.


Lakukan terus berulang-ulang bila sudah mahir, lakukan putaran leher kanan dan kiri, untuk pengambilan napas.

6. Koordinasi gerakan kaki dan lengan

Cara melakukan latihan koordinasi gerakan kaki dan lengan adalah sebagai berikut.
Meluncur ke dalam kolam renang.
Gerakkan kedua kaki ke atas dan ke bawah secara bergantian dengan pusat gerakan di pangkal paha.
Tarik lengan kanan ke bawah dada dengan siku ditekuk, kemudian melanjutkan dengan mendorong lengan kanan ke belakang sampai lurus. Telapak tangan menghadap ke belakang di samping paha.
Tarik lengan kanan ke atas dengan siku ditekuk, kemudian masukkan telapak tangan ke depan sampai lurus.
Tarik lengan kiri ke bawah seperti gerakan lengan kanan.
Gerakan lengan kanan dan kiri secara bergantian.

7. Koordinasi gerakan lengan dan pernapsaan

Latihan koordinasi antara gerakan lengan dan mengambil napas dilakukan dengan cara sebagai berikut.
Posisi awal dengan meluncur disusul gerakan tangan.
Gerakan lengan dilemparkan ke depan secara bergantian.
Pada waktu mendayung, kepala dimiringkan ke satu arah untuk mengambil napas, kemudian muka kembali menghadap ke dalam air untuk menghembuskan udara.
Gerakan ini dilakukan secara berulang-ulang.

8. Koordinasi teknik dasar renang gaya bebas

Cara melakukan latihan koordinasi teknik dasar renang gaya bebas.
Posisi awal dengan meluncur.
Melakukan gerakan kaki dengan dipukulkan naik-turun secara begantian.
Gerakan lengan dilempar ke depan secara bergantian.
Pada waktu lengan mendayung, kepala dimiringkan ke satu arah untuk mengambil napas, kemudian muka kembali menghadap ke dalam air.


RENANG GAYA PUNGGUNG
Pengertian Renang Gaya Punggung

Renang Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa degnan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggir seperti gerakkan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung. Sewaktu berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Seaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan. Secara teoretis semestinya renang gaya punggung lebih mudah dari gaya crawl karena muka tidak masuk air sehingga pernapasan dapat dilakukan dengan mudah. Berikut beberapa teknik dalam renang gaya punggung.

1. Posisi badan Posisi badan pada renang gaya punggung, adalah sebagai berikut:
Badan telentang di permukaan air, usahakan badan mulai dari kepala sampai ujung kaki sehorizontal mungkin.
Telinga berada di permukaan air (sedikit masuk ke air) dan leher harus rileks.
Panggul tetap dipertahankan jangan sampia membuat sudut dan pandangan harus selalu lurus ke atas.

2. Posisi Gerakan kaki Untuk gerakan kaki agar dapat lebih jelas, perlu ditinjau dari masing-masing bagian. Berikut adalah uraian gerakan kaki pada renang gaya punggung.
Mengapung degnan menggerak-gerakkan tungkai kanan dan kiri naik turun secara bergantian dengan posisi tidur telentang.
Sudut naik turunnya kaki waktu pukulan kaki bergantung pada setiap individu, tetapi sudut kaki ini harus lebih besar daripada gaya bebas.
Gerakan telapak ke atas permukaan gerakan cambuk. Waktu melakukan gerakan tersebut jari kaki boleh sedikit keluar dari air.
Waktu melakukan pukulan kaki, harus diusahakan supaya kaki tetap dibawah permukaan air terutama lutut.
Kaki digerakkan bergantian dengan cukup cepat agar arah renang tidak berbelok atau melenceng.
Posisi tangan saat latihan kaki, tangan berada lurus di permukaan air di atas kepala dengan kedua telapak tangan berdekatan atau terikat.
Bagi pemula tangan disamping badan, keadaan kedua tangan harus selalu rileks.

3. Gerakan tangan Ada tiga fase gerakan lengan dalam renang gaya punggung, yaitu sebagai berikut.
Gerakan pull (penarikan) Gerakan ini dimulai dari posisi lengan lurus di belakang kepala, jari kelingking berada di bawah. Untuk memulai gerakan siku sedikit ditekuk, kemudian tarik lengan mendekati badan. Gerakan ini berakhir setelah lengan atas atau siku mendekati badan yang selanjutnya dilakukan gerakan push.
Gerakan push (Pendorong) Gerakan ini dilakukan dengan cara lengan bawah mengadakan pendorongan degnan kuat sampai telapak tangan mendekati paha. Gerakan ini dilakukan setelah gerakan tangan akan berakhir. Setelah gerakan push berakhir dilakukan gerakan recovery.
Gerakan recovery (Istirahat) Ibu jari yang kelar terlebih dahulu dari permukaan air, setelah tangan lurus ke atas tangan diputar (telapak tanan menghadap keluar) seterusnya recovery berakhir setelah tangan masuk ke air dengan jari kelingking masuk terlebih dahulu. Gerakan ini harus dilakukan dengan rileks. Fase-fase gerakan tersebut dilakukan oleh kedua tangan terus-menerus secara tidak terputus-putus sehingga seperti gerakan baling-baling.

4. Latihan napas Pengambilan napas tidak terlalu sulit pada renang gaya punggung karena muka tidak masuk ke dalam air. Namun percikan air sering mengganggu dalam bernapas karena bisa masuk ke hidung. Oleh karena itu, sebaiknya pengambilan napas dilakukan melalui mulut dan hidung pada saat kedua lengan beradda di dalam air yaitu pada saat kedua lengan dalam posisi horizontal (lengan yang satu masuk dan lengan yang lain keluar.


RENANG GAYA KUPU KUPU

Pengertian Renang Gaya Kupu-kupu

Renang Gaya Kupu-kupu adalah salah satu gaya berenang dimana posisi dada menghadap ke permukaan air. Kemudian kedua belah lengan ditekan ke bawah secara bersamaan dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sedangkan untuk kedua belah kaki menendang ke bawah secara bersamaan dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Untuk mengambil nafas hal yang dilakukan adlaah udara dihembuskan dengan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Renang Gaya kupu-kupu juga disebut dengan gaya lumba-lumba, karena gerakannya mirip dengan gerakan lumba-lumba.

Teknik Dasar Renang Gaya Kupu-kupu

1. Posisi Badan
Dalam renang kita perlu ingat bahwa badan harus diusahakan sedatar mungkin dengan permukaan air. Pada renang gaya ini terjadi gerakan naik dan turun secara vertikal sesuai dengan irama kaki dan dan pukulan dolphin. Pada renang gaya bebas, renang gaya dada, dan juga renang gaya punggung tidak dijumpai gerakan naik dan turun seperti pada gerakan renang gaya kupu-kupu. Dengan adanya gerakan naik dan turun pada renang gaya kupu-kupu maka tahanan depan akan bertambah, jadi untuk membentuk posisi yang datar seperti renang gaya yang lain tidak mungkin. Namun demikian haruslah menjaga tahanan depan yang dihasilkan dari renang gaya kupu-kupu ini sekecil mungkin, dengan berusaha agar posisi badan atau tubuh sedatar mungkin.
Perlu untuk diketahui bahwa ada 2 hal yang dapat menghasilkan posisi tubuh yang streamline.
Ketika waktu akan bernafas usahakan kepala naik sedikit saja asalkan bagian mulut telah keluar dari permukaan air dan cukup untuk menghirup udara. Ketika telah mengambil udara dengan cukup, dengan cepat kepala tunduk kembali untuk menjaga badan tetap streamline.
Ketika melakukan tendangan dari kedua kaki yang merupakan pukulan dolphin, diusahakan untuk tidak terlalu dalam, karena pukulan yang dalam malah mengakibatkan penambahan tahanan depan saja. Tendangan kedua kaki dilakukan dengan menekuk kedua kaki Anda pada persendian lutut kemudian diluruskan kembali dengan cukup keras. Pada saat menekuk kedua kaki diusahakan sedkit saja jangan terlalu dalam. Jika terlalu dalam maka tendangan kaki tidak terlalu efisien dan tahanan depan menjadi besar dengan begitu akan menghasilkan badan atau tubuh yang tidak streamline.

2. Gerakan Kaki
Pada gerakan renang gaya kupu-kupu sebenarnya sama dengan gerakan kaki pada renang gaya bebas. Bedanya hanya pada renang gaya bebas gerakan kaki digerkan secara bergantian, sedangkan pada renang gaya kupu-kupu gerakan kaki digerakkan secara bersamaan.
Berikut merupakan urutan gerakan kaki pada renang gaya kupu-kupu.
Posisi atau keadaan kaki lurus samapai dengan telapak kaki.
Gerakan kaki ke atas dilakukan dengan kaki membengkokan kaki pada persendian lutut. Bengkoknya kaki ini tidak besar sehingga hanya sebagian jari-jari kaki saja yang ke luar permukaan air.
Tendangan kaki ke bawah dilakukan dengan keras terutama pada punggung kaki. Dilakukan dengan cara meluruskan kedua belah kaki dari sikap membengkok.
Tendangan kaki ini masih berjalan, terlihat sikap kaki lurus dari sikap yang bengkok.
Setelah tendangan kaki ke arah bawah selesai atau berakhir. Maka kaki digerakkan ke arah atas dari posisi kaki yang lurus, kemudian ditekuk pada persendian lutut.

3. Gerakan Lengan
Gerakan lengan pada renang gaya kupu-kupu harus digerakan secara bersamaan atau serentak antara lengan kanan dan kiri.
Gerakan lengan pada renang gaya kupu-kupu dapat dibagi menjadi 2 yaitu gerakan recovery dan gerakan mendayung.
Gerakan Recovery
Gerakan recovery pada lengan adalah gerakan yang dimulai dari akhir gerakan mendayung dan berakhir ketika akan mendayung. Setelah tangan keluar dari permukaan air lalu tangan mulai dilemparkan ke depan pada posisi yang rendah dalam bentuk parabola yang datar. Lakukanlah gerakan tersebut dengan rileks. Kedua tangan masuk ke air pada titik sedkit di luar bahu. Pada gerakan recovery lengan ini dilakukaan secara serempak dan simetris antara lengan kanan dan kiri.
Dayungan Lengan
Gerakan mendayung pada renang gaya punggung terdiri dari gerakan menarik (pull) dan juga gerakan mendorong (push). Setelah tangan masuk ke dalam air kemudian mulailah dengan lengan ke arah lurus lalu gerakan berubah arah dengan memutar ke arah dalam. Ketika berputar ke dalam lengan ditekuk kurang lebih 135 derajat pada sudut siku. Gerakan ke dalam ini masih termasuk ke dalam gerakan tarikan (pull). Untuk gerakan selanjutnya yaitu lengan berubah arah yaitu memutar keluar. Gerakan lengan memutar tersebut merupakan gerakan dorongan dari lengan. Kemudian jika kita melihat akhir dari dorongan gerakan telapak tangan pada renang gaya kupu-kupu ketika mendayung adalah sebagai berikut.

Setelah telapak tangan mulai masuk ke dalam permukaan air gerakanlah ke arah luar untuk kemudian ke arah dalam dan selanjutnya keluar lagi hingga gerakan mendayung selesai. Gerakan pada telapak tangan akan membentuk seperti bentuk lubang kunci. Selama gerakan dayungan telapak tangan menyesuaikan gerakannya, pada saat gerakan keluar telapak tangan menghadap keluar, Ketika saat putaran ke dalam telapak tangan yang tadinya menghadap keluar menjadi menghadap ke dalam dan saat gerakan memutar keluar maka telapak tangan memutar dari yang tadinya menghadap ke dalam menjadi menghadap keluar. Kecepatan untuk gerakan dimulai dari arah pelan ke arah keras, sehingga ketika dorongan harus dilakukan dengan sekeras-kerasnya. Jika kita memperhatikan sebenarnya gerakan lengan pada gaya kupu-kupu sama seperti gerakan lengan pada gaya bebas baik itu gerakan recovery maupun gerakan mendayung. Yang membedakan keduanya adalah, jika pada gerakan lengan gaya bebas dilakukan secara bergantian antara lengan kanan dan kiri, akan tetapi pada gerakan lengan renang gaya kupu-kupu ini dilakukan secara serempak dan juga simetris antara lengan kanan dan kiri.
Urutan gerakan lengan pada renang gaya kupu-kupu adalah sebagai berikut.
Lengan saat akhir dayungan untuk persiapan recoveryLengan saat pelaksanaan recovery dengan cara melemparkan lengan ke arah samping permukaan air.
Lengan saat akhir recovery dimana kedua tangan masuk ke dalam permukaan air di depan kepala pada garis bahu.
Kedua lengan masuk ke dalam permukaan air dengan posisi sikap tunduk.
Kedua lengan mulai untuk melakukan tarikan ke arah luar.
Kedua lengan mulai bergerak ke arah dalam masih termasuk dalam tarikan menekuk lengan pada persendian siku.
Kedua lengan mulai dengan dorongan ke arah dalam.
Kedua lengan saat akhir dayungan dimana posisi kedua ibu jari menyentuh paha.

4. Pernapasan

Proses pernafasan pada renang gaya kupu-kupu sama dengan prose pernafasan pada renang gaya dada yaitu dengan mengangkat kepala ke depan. Pengangkatan kepala ini dilakukan pada saat aakhir dari gerakan tarikan dan mulai dari gerakan dorongan lengan. Pada saat melakukan pernafasan diusahakan kepala naik sedikit saja asalkan cukup untuk menghirup udara. Pengambilan nafas ini dilakukan dengan cara menarik nafas lewat mulut dengan cepat, secepatnya setelah mengambil nafas yang cukup, kepala dengan cepat diturunkan kembali agar tidak tahanan depan tidak bertambah. Pengeluaran udara dilakukan di dalam air dan dikeluarkan dari hidung dengan cepat.

 Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan artikel tentang Renang Gaya Kupu-kupu (Pengertian, Teknik Dasar)
 Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan artikel tentang Renang Gaya Kupu-kupu (Pengertian, Teknik Dasar)

5. Koordinasi Gerakan
Pada renang gaya kupu-kupu harus ada persesuaian antara geraan lengan dan kaki. Khususnya pada sikap tubuh yang naik turun secara vertikal lengan, meliuk-liuk seperti ikan dolphin yang berenang. Pada 1 kali putaran lengan terjadi 2 kali putaran pada kaki, keras dan juga lemah. Ketika permulaan tarikan dilakukan tendangan kaki yang pertama (keras) dan pada saat dorongan lengan dilakukan tendangan kaki yang kedua (lemah).

JALAN CEPAT

PENGERTIAN JALAN CEPAT
Pengertian jalan cepat atau yang juga disebut dengan istilah Race Walking merupakan sebuah gerakan maju dimana kaki akan melangkah dengan hubungan yang tidak terputus dengan tanah.

1. Teknik awalan


Umumnya, hal dasar yang harus dipelajari oleh seorang atlet lari adalah teknik awalan karena hal ini merupakan pondasi atau teknik dasar yang harus dilakukan sebelum melangkah ke teknik selanjutnya. Dengan mempelajari teknik awalan yang benar dan sesuai aturan, maka anda juga bisa mempelajari tentang cara menjadi atlet lari Indonesia yang bisa diandalkan di cabang olahraga lari.

Langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut:

Atlet harus bersikap bersedia yakni dengan berdiri pada belakang garis
Ketika wasit telah memberikan isyarat, maka atlet harus meletakkan salah satu kakinya dengan posisi lurus ke belakang sementara untuk kaki yang lain harus digerakkan ke depan. Gerakan ini masih berada di belakang garis dan jangan lupa untuk sedikit menekuk.
Posisi badan anda harus lurus dengan sedikit maju ke depan, dan untuk posisi kedua tangan anda harus dalam keadaan rileks. Pada tahap ini berat badan harus bertumpu pada kaki sebelah kanan.
Ketika mendengar bunyi “Ya” atau pistol, atlet harus menggerakkan kakinya ke depan dan jangan lupa untuk mengayunkan tangan ke arah belakang dan juga ke depan secara bergantian.

2. Teknik langkah kaki

Teknik ini berhubungan dengan langkah kaki anda pada saat jalan cepat. Anda harus menggerakkan kaki ke arah depan dimana berat badan nantinya harus bertumpu pada paha. Pada saat menggerakkan kaki ke depan, maka anda harus menekuk lutut bersamaan dengan ayunan kaki anda.

Selain itu, pada saat kaki menyentuh tanah, anda jangan sampai lupa bahwa yang harus mendarat terlebih dahulu yakni bagian tumit dan kemudian disusul dengan ujung kaki.

3. Teknik akhiran


Pada tahap atau teknik ini, anda harus tahu bahwasanya anda tidak diperbolehkan untuk langsung berhenti ketika anda sudah sampai pada garis finish. Akan tetapi, anda harus tetap melakukan gerakan atau lari jalan cepat tersebut sampai kurang lebih berjarak 5 meter dari garis finish dan barulah anda boleh berhenti.

Pada tahap ini pun anda disarankan untuk semakin memperlambat gerakan anda ketika anda sudah sampai pada garis finish. Hal ini bertujuan agar supaya otot atau kaki anda tidak sampai kaget ketika anda berhenti atau tidak berjalan cepat lagi.

Demikian informasi yang bisa kami berikan mengenai pengertian jalan cepat beserta tekniknya, anda juga jangan sampai lupa untuk membawa perlengkapan olahraga lari karena hal ini juga merupakan salah satu bagian terpenting yang harus dipersiapkan seorang atlet lari.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan pada saat anda menekuni olahraga lari cepat, antara lain:

Sikap tubuh anda harus dipastikan menghadap ke depan dengan posisi lurus karena hal ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan juga anda akan tahu kapan anda harus menggerakkan tubuh anda ke depan maupun juga ke belakang.
Posisi kepala harus tetap stabil dan jangan sampai terpengaruh oleh gerak karena kepala juga merupakan bagian penting untuk menjaga keseimbangan tubuh anda.
Langkahkan kaki dengan pas, yakni tidak terlalu jauh atau juga tidak terlalu dekat.
Lengan anda harus diayunkan secara rileks dengan siku membentuk sudut 90 derajat.